Saturday, March 2, 2013

Perawan Awan


Dikejutkan irama indah
rintik-rintik diluar jendela
terpana aku dari lena
layaknya terhidu bauan hujan segar

Namun aku memilih untuk bergomol
dengan empuk seperti berbantalkan awan
diulit mimpi hadirnya dirimu
sang perawan.

Monday, February 25, 2013

Manusialan

Kalau semua pun mahu sempurna,
kau tak layak dipanggil manusia.


Sempurna itu untuk tuhanlah sialan.

Tuesday, November 6, 2012

kacamata

dari matamu yang berkaca;

tercermin wajah lelaki tewas
yang mahunya bukan perlumbaan dunia
cuma inginkan, si kacamata,
tunggunya nanti di pintu syurga.



puisi ini diiringi hujan petang gerimis

Thursday, October 11, 2012

bumi nyata

aku seperti tersungkur di bumi nyata
diam lidah tak berkata
hanya badan yang berbahasa
redha pada Mu yang maha Esa.




sabar itu perkara yang susah pada saat ini.

Friday, October 5, 2012

--at

malam yang pekat
kelam dan likat
aku bagai berbogel dan diikat
dipasung sendi ketat
dalam diam akal diangkat
tulang empat kerat
rasa sudah tidak larat
hanya pada-Mu pemberi rahmat
aku pohon sekelumit kudrat

Monday, October 1, 2012

nikotin

tegar
mengalir dalam pembuluh darah

mekar
bagai diracun seakan parah

kalau dibiar mati dengan katamu
pastikan kata cinta itu hanya untuk aku

Friday, March 9, 2012

sepi dan airmata

yang aku janjikan bintang dan bulan
bukan untuk kau petik dan simpan.

tapi aku berikan sebagai peneman
untuk malam-malam kamu yang tidak aman.





kerna aku pemerhati dari jauh.

Tuesday, February 28, 2012

kesepian paling sial

Dengan berbantalkan airmata
kau selami malam yang tidak berbintang
menghilangkan perasaan yang hilang

dalam keheningan paling dalam
dalam kegelapan paling kelam
tidak ada sesal
dalam kesepian paling sial

dirautkan senyum dimuka dengan pisau patah
terparutkan di hati dengan manis lidah

terus - terusan malammu tidak berbintang
terus - teruskan hingga airmatamu menghilang.



tiada sepi yang tidak sial.

Saturday, February 4, 2012

muncul dan timbul

Di setiap satu keraguan yang muncul dalam hati kamu,
di setiap itu timbul cinta dalam hati aku.




aku cinta tanpa ragu.

Saturday, January 28, 2012

dunia

dunia ini sayang
banyak baik dan buruknya
tapi yang baik jadi buruk
yang buruk makin teruk

dunia ini sayang
ada hitam dan putihnya
legam ditelan bayang
konon putih sucinya

dunia ini sayang
terkadang naik selalu jatuh
ada pasrah berdarah
dalam hati diam bergaduh

dalam dunia aku sayang
teruk itu paling baik
yang hitam putih itu pelangi
yang jatuh itu hati
pada kamu tiap hari



tidak perlu notakaki untuk post ini.


Tuesday, January 10, 2012

anarki

ya.
memang aku cemburu
dengan mereka yang punya segalanya
kuasa dunia dia yang mendahulu

ya.
memang aku iri
dengan mereka yang raya kaya
membongkak diri

mereka atasan kaut keuntungan
si gelandangan harung kesurupan
dipijak
dihentak
ditindas
dihempas
dibilas sampai tumpas

sampai bila harus tersiat
mungkin nanti sampai akhirat

ya.
memang betul.

tidak wujud sistem yang
semua sama di dunia
kerana monarki itu, sayang
hanya Dia yang punya.




nanti kita timbal balik di sana ya.

Tuesday, January 3, 2012

manusia sempurna

definisikan nadimu itu
degupan itu untuk siapa
kerna Dia yang tahu
denyut itu untuk siapa

pasti
setiap langkah ke hadapan
pasti
ada kesan di belakang
kau titi satu persatu
manusia sempurna tujuanmu

untuk susuk tubuh menawan
untuk akal sebijak Sulaiman
tidak pernah ada kesilapan
tiada nafsu seperti haiwan

namun
mustahil
untuk tidak jadi jahil

jadi celik; tapi buta
jadi bisu; tapi berkata
jadi pekak seribu bahasa

kau mahu jadi manusia sempurna itu kan?
kembalilah ke tanah.
itu asal-usulmu bukan?

Sunday, October 30, 2011

rasa rindu

Kesempatan itu hanya satu
dan aku selimuti dengan gebar biru

senyuman layu itu adalah terakhir
dan aku balas dengan zahir

terngiang
kau ulang;

masa tak menunggu.
tetapi kau yang menunggu waktumu

lantas janji aku;

tidak akan ada sedetik rasa rindu untuk mu
selagi aku hidup

kerana semua rasa itu
telah aku pahat dalam hati;
sampai aku mati.




sumpah, aku rindu. Al-Fatihah.

Wednesday, October 12, 2011

pada bayu itu

Ada yang menuliskan nama pada tiap helai daun
dan membiarkan angin memilih
menggugurkan yang tak terduga

Sebab ingatan tak pernah tertidur
maka kubiarkan rindu selalu terjaga
agar tetap menjadi kenangan
di hening bayumu terasa

Pagi ini meninggalkan tanda tanya
harus kusebut apa;
kerinduankerinduan
yang tak lagi meneteskan airmata.

dan pada bayu itu;
aku jatuh.




di lumpur itu aku bangun.

Wednesday, September 28, 2011

detak detik

Namamu menjelma udara,
mengisi jantung sunyiku;
yang setiap detaknya ialah cinta,
yang setiap detiknya ialah doa

detak waktu menjelma jemari yg terulur santun ke jantungmu.

menuntun usia,
meraba geletar senja di dada kita

Tuangkanlah detik waktu,
ke nganga jantungku;
sebab usia serupa gelas-gelas kosong,
haus akan bahagia mu

Suaramu,
seakan sapu tangan yang selalu rela,
menyeka airmata ku

dan terlihat senyum itu tiba-tiba
saja aku dihantui tubuh-tubuh
yang kuciptakan dari rumah-rumah
di dalam matamu.

terima kasih kamu.

Saturday, September 24, 2011

seketika itu

dan relakan diri ini rehat buat satu tika
kerna apa yang akan diharungi adalah dunia
kerna aku kan leka dan alpa

dan ingatlah berulangkali
tiga ini yang tidak akan kembali;
perkataan
sangkala
dan kesempatan

serta hentikan
keluhan pada kehilangan
ia pengingat;
untuk bersyukur pada yang ada

dan mungkin juga
kata ini hanya mainan bagi kamu.
tapi tidak bagi aku.


Sunday, March 27, 2011

seka

Seka airmata mu
dunia ini terlalu indah untuk kau tangisi
henti esakan mu
takdir masih lagi melagukan puisi
buka matamu
dan pandang ke atas

keluhan mu bukan lagi pada bumi
rintihan mu bukan lagi pada langit
langkahkan kanan mu
mulakan nafas baru
supaya jantung mula berdetak
hati tiada lagi retak

jadi,
tepek kan bedak sejuk itu
celakkan maskara mu
kerna airmata tiada lagi
untuk kau sembunyi

Monday, March 7, 2011

dalam gelapmalam hariku

Dalam gelapnya malam hariku
hadirkan dirimu
cukup sekadar menemani aku
yang bodoh
yang hina

hadiri aku
takperlu bulan yang hodoh
takperlu bintang yg dina

kerna dirimu jauh lebih indah
kerna hatimu jauh lebih sempurna

jadi hilangkan bayangbayang pilu mu
padamkan kesedihan mu
ukirkan senyuman dijiwa
agar aku dapat hidup selamanya.

Saturday, February 26, 2011

tilik

Telanjangkan garis ditelapak tanganmu
aku kan tilik satu persatu
tiap hitam dan putih
tiap baik dan malang
mana bintang yang jalang
mana jalan yang hilang

agar tidurmu tidak lagi sepi
mimpimu tidak lagi sendiri
dan tiap nafasmu merindui
diri ini

dan kerna aku bintang jalang itu
biar langit setinggi gunung
tiada yang mampu
untuk tilik aku

Saturday, February 19, 2011

terusan

sabar.
tabah.
tahan.
gagah.

Tidak perlu kira apa
biarpun pipimu masih
berbekaskan terusan airmata
wahai kasih.